Model Sinergis PM-KI: Pembelajaran Mendalam sebagai Paradigma Pembentukan Karakter Islami Peserta Didik

Authors

  • Alif Nur Hanifah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml Author
  • Ali Mudlofir Mudlofir Author
  • Asep Saepul Hamdani Author

Keywords:

pembelajaran mendalam, karakter islami, akhlaq mulia, pendidikan agama islam, model pm-ki

Abstract

Degradasi moral peserta didik dan dominansi surface learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) menuntut hadirnya paradigma pembelajaran yang lebih transformatif. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan hakikat Pembelajaran Mendalam sebagai paradigma, menguraikan konsep akhlak mulia berdasarkan Al-Ghazali, Ibnu Miskawaih, dan Lickona, serta menganalisis kontribusinya dalam pembentukan karakter Islami peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan metode kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data primer mencakup karya Al-Ghazali (Ihya Ulumuddin), Ibnu Miskawaih (Tahdzib al-Akhlaq), Lickona (1991), Fullan et al. (2018), dan Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025. Analisis dilakukan melalui empat lapis: konseptual, hierarki, kontributif, dan sintetis. Hasil kajian menunjukkan: pertama, terdapat keidentikan konseptual antara definisi akhlak menurut Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih dengan konsep karakter menurut Lickona sehingga kerangka moral knowing, moral feeling, dan moral action dapat digunakan secara integratif; kedua, dimensi pertama profil lulusan Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 yakni keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia secara hierarkis menjadi poros dari ketujuh dimensi lainnya; ketiga, tiga prinsip Pembelajaran Mendalam (mindful, meaningful, joyful) bekerja sinergis mengaktifkan tahapan pembentukan akhlak dari taʿallum hingga malakah. Kajian ini menghasilkan Model Sinergis PM-KI (Pembelajaran Mendalam menuju Karakter Islami) sebagai kontribusi ilmiah utama yang bersifat konseptual-normatif dan berlaku lintas jenjang pendidikan, sekaligus membuka ruang bagi penelitian empiris selanjutnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, Y. U., & Ningrum, A. R. S. (2024). Peran strategis Pendidikan Agama Islam dalam membentuk generasi berakhlak dan berwawasan keislaman di era digital. MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.21154/maalim.v5i2.9916

Al-Ghazali. (2005). Ihya ulumuddin (Jilid 1–4, Moh. Zuhri, Penerj.). CV. Asy-Syifa'. (Karya asli diterbitkan sekitar abad ke-11 M)

Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world change the world. Corwin Press.

Haniyyah, Z. (2021). Peran guru PAI dalam pembentukan karakter Islami siswa di SMPN 03 Jombang. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 75–86. https://pondokjurnal.uwj.ac.id/index.php/irsyaduna/article/view/259

Ibnu Miskawaih. (1999). Menuju kesempurnaan akhlak: Buku daras pertama tentang filsafat etika (H. Ma'sum, Penerj.). Mizan. (Karya asli diterbitkan sekitar abad ke-11 M)

Kemendikdasmen. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam: Transformasi pembelajaran menuju pendidikan bermutu untuk semua. Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Khotimah, D. K., & Abdan, M. R. (2025). Analisis pendekatan deep learning untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di SMKN Pringkuku. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(2), 866–879. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i2.1466

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Marton, F., & Säljö, R. (1976). On qualitative differences in learning: Outcome and process. British Journal of Educational Psychology, 46, 4–11. https://doi.org/10.1111/j.2044-8279.1976.tb02980.x

Mintawati, F., Wahyuni, S., & Kholifah, N. (2023). Degradasi moral remaja di era digital dan upaya penanggulangannya melalui pendidikan karakter. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 45–58.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Muhaimin. (2002). Paradigma pendidikan Islam. Remaja Rosdakarya.

Munawir, M., Salsabila, W., & Sudibyo, I. B. J. (2024). Analisis Pendidikan Agama Islam melalui pendekatan studi literatur terkini: Pemahaman mendalam untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Jurnal Basicedu, 8(2), 1156–1167. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7282

Mustaghfirin, U. A., & Zaman, B. (2025). Tinjauan pendekatan pembelajaran mendalam Kemdikdasmen perspektif pendidikan Islam. Journal of Instructional and Development Researches, 5(1), 75–85. https://doi.org/10.53621/jider.v5i1.476

Nabila, S. M., Hasanah, U., Suciati, & Widodo, A. (2025). Implementasi prinsip pengelolaan meaningful, mindful, dan joyful learning dalam proses pembelajaran mendalam: Studi kasus di Sekolah Dasar Islam Terpadu. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5). https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7339

Rahmatullah, A. (2025). Makna dan urgensi deep learning bagi peserta didik dalam perspektif Pendidikan Agama Islam. TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1). https://e-journal.staima-alhikam.ac.id/talimuna/article/view/4689

Saridudin. (2025). Deep learning dalam Pendidikan Agama Islam: Mengoptimalkan proses pembelajaran yang lebih mendalam. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 8(2), 2103–2118. https://al-afkar.com/index.php/Afkar_Journal/article/view/2243

Tsaniyatus Sa'diyah. (2022). Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter pribadi yang Islami. KASTA: Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan, 2(3), 148–149. https://doi.org/10.58218/kasta.v2i3.408

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Model Sinergis PM-KI: Pembelajaran Mendalam sebagai Paradigma Pembentukan Karakter Islami Peserta Didik. (2026). Al Fatah Journal of Education & Character, 1(2), 75-85. https://e-journal.al-fatah.sch.id/index.php/afjec/article/view/265

Similar Articles

11-20 of 27

You may also start an advanced similarity search for this article.