Problematika Guru dalam Penggunaan Instrumen Evaluasi PAI pada Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

Authors

  • Nafisa Dzatin Nuha Universitas Negeri Islam Sunan Ampel Surabaya Author

Keywords:

Penilaian Autentik, Kognitif, Afektif, Psikomotorik, Kurikulum Merdeka, Evaluasi PAI

Abstract

Evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan evaluasi mata pelajaran umum karena tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mencakup dimensi moralitas, spiritualitas, karakter, dan keterampilan praktik keagamaan peserta didik. Dalam implementasi Kurikulum Merdeka, guru dituntut melaksanakan penilaian autentik pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik secara simultan. Akan tetapi, berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi evaluasi PAI masih menghadapi problem konseptual, teknis, dan pedagogis yang cukup serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika penggunaan instrumen evaluasi PAI pada ketiga ranah tersebut, faktor penyebabnya, serta implikasinya terhadap kualitas pembelajaran pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan metode library research dengan teknik dokumentasi terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dokumen kurikulum, dan penelitian relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis berbasis sintesis literatur dengan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, kategorisasi tematik, triangulasi sumber literatur, serta interpretasi kritis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa evaluasi PAI masih didominasi instrumen berbasis hafalan (Lower Order Thinking Skills), subjektivitas penilaian afektif, dan lemahnya validitas evaluasi praktik ibadah. Berbagai problem tersebut tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berkaitan dengan krisis epistemologis dalam mengukur religiusitas dan karakter peserta didik melalui instrumen formal sekolah. Eksistensi problem tersebut mengonfirmasi perlunya rekonstruksi paradigma evaluasi PAI melalui penguatan literasi evaluasi guru, penggunaan penilaian autentik berbasis digital, serta pengembangan instrumen yang lebih kontekstual, reflektif, dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, S. (2021). Kebijakan merdeka belajar dan implikasinya terhadap pengembangan desain evaluasi pembelajaran PAI. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 7(1).

https://journal.um-surabaya.ac.id/Tadarus/article/view/16847

Dona, R., Puspa, P., Rahmayanti, R., & Arifmiboy, A. (2024). Evaluasi pembelajaran PAI: Tinjauan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik di SDIT Cahaya Hati Bukittinggi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 43041–43052.

https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/23385

Fadholi, M. I., Sukiman, S., & Fadilah, L. (2022). Implementasi pendekatan saintifik dalam pengembangan high order thinking skills (HOTS) pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas X SMA N 1 Kalasan tahun pelajaran 2021/2022. Berkala Ilmiah Pendidikan, 2(2). https://doi.org/10.51214/bip.v2i2.444

Halimah, S. (2021). Implementasi pendekatan HOTS (higher order thinking skills) dalam pembelajaran PAI. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 342–362. https://doi.org/10.32478/evaluasi.v5i2.762

Hanafi, S. S. A. N., Fadhila, A. S., & Bashith, A. (2025). Pendekatan penilaian autentik dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Educan.

https://educan.journal.unida.gontor.ac.id/index.php/educan/article/view/38

Imamuddin, M., & Khuriyah. (2023). Penilaian autentik pembelajaran PAI dengan blended learning. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(3). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i3.1428

Iqbal, M. G., Khasanah, S. U., & Luthfi, A. (2024). Strategi dan evaluasi high order thinking skill (HOTS) dalam pembelajaran PAI (Studi kasus di SMAN 114 Jakarta). Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 23–29. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1428

Isnaini, N., & Jannah, N. (2024). Islamic religious education (PAI) learning assessment based on higher order thinking skills (HOTS) at SMK Muhammadiyah 5 Jember. AL-WIJDÁN Journal of Islamic Education Studies, 9(3), 334–353. https://doi.org/10.58788/alwijdn.v9i3.4647

Marzoan, M., Sumiadi, R., Ramzi, M., Sukarto, & Arum F, M. (2025). Analisis tingkat penguasaan keterampilan sholat dan membaca Al-Qur’an pada siswa sekolah dasar. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial, 23(1), 20–32. https://doi.org/10.37216/tadib.v23i1.2239

Pribadi, R. A., Hidayah, W. N., & Afriyani, N. (2022). Proses pelaksanaan penilaian autentik dalam rangka pencapaian pembelajaran berkualitas. JS (Jurnal Sekolah), 6(2), 58–66. https://doi.org/10.24114/js.v6i2.33429

Syamsiah, P. N., & Prastowo, A. (2022). Implementasi penilaian autentik pada ranah psikomotorik dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar. Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE), 5(2). https://doi.org/10.24260/jrtie.v5i2.2204

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Problematika Guru dalam Penggunaan Instrumen Evaluasi PAI pada Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik. (2026). Al Fatah Journal of Education & Character, 1(2), 99-114. https://e-journal.al-fatah.sch.id/index.php/afjec/article/view/169

Similar Articles

11-15 of 15

You may also start an advanced similarity search for this article.